Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mengisi Ramadan, enaknya memang berkolaborasi untuk kemanusiaan. Karena di bulan penuh berkah ini, setiap kebaikan mendapat ganjaran berlipat ganda. Makanya jangan kendor membantu sesama.
Hal itu yang ingin ditunjukkan oleh Relawan Antar Generasi (Ranger) Jakarta Barat, saat menyelenggarakan “Donor Darah Kolaborasi Kemanusiaan” di Gedung PAUD, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (2/4/2023) malam.
Tak lama setelah waktu berbuka puasa tiba, ratusan peserta donor darah langsung antre memadati Gedung PAUD. Di gedung yang biasa dipakai untuk beragam pelatihan itu, sejak empat tahun terakhir memang menjadi tempat Ranger Jakarta Barat rutin menggelar donor darah di bulan Ramadan. Dan pesertanya dari tahun ke tahun kian membludak.
“Target kami kali ini 250 peserta, sesuai jumlah kantung darah yang disiapkan oleh PMI. Tapi ternyata yang mendaftar mencapai 300 orang,” terang Komariah sumringah, punggawa Ranger yang didapuk sebagai Ketua Panitia. Selain ucapan terima kasih, para pendonor yang berhasil diambil darahnya juga mendapat kenang-kenangan berupa bingkisan sembako. Bahkan panitia juga menyediakan door prize 22 mini gold bagi 22 pendonor yang beruntung.
.webp)
Apa yang dilakukan Ranger ini mendapat apresiasi luar biasa dari Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto S.Sos, M.A.P dan Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi beserta jajaran Pengurus PMI DKI Jakarta yang ikut menghadiri acara. Hadir juga pada kesempatan itu, Ketua PMI Jakarta Barat Beky Mardani berserta jajaran Pengurus, Ketua Umum Ranger Iswadi yang juga pengurus PMI DKI Jakarta, para pejabat di lingkungan Sudis Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta Barat, serta aparat Kantor Kecamatan Kebon Jeruk.
Uus Kuswanto yang baru beberapa pekan ini dikukuhkan sebagai Wali Kota Jakarta Barat, terlihat antusias. Dia menyebut Rustam Effendi, Beky Mardani, Iswadi, dan para tokoh serta aktivis di Jakarta Barat sebagai kawan lama. Kembalinya Uus ke Jakarta Barat ibarat pulang ke rumah yang beberapa tahun ditinggalkan. Diketahui, tahun 2021 UUs Kuswanto pernah menjadi Wali Kota Jakarta Barat, sebelum kemudian ditempatkan di Balaikota DKI sebagai Asisten Sekda Bidang Kesra. Kini Uus kembali dipercaya memimpin Jakarta Barat.
Wali Kota sangat mengapresiasi Ranger, karena menganggap kegiatan kemanusiaan ala PMI seperti donor darah bukan sekadar kegiatan kemanusiaan biasa. “Kegiatan PMI itu bukan kegiatan kemanusiaan biasa, karena menuntut kemampuan untuk menggerakkan masyarakat,” tegas Uus. Kebaikan-kebaikan yang dimunculkan dari kegiatan-kegiatan PMI dampaknya pun luar biasa bagi masyarakat.
Dia berharap, di bulan Ramadan ini, kegiatan donor darah tidak kendor. Masyarakat harus membantu PMI memenuhi kebutuhan darah, khususnya di Jakarta Barat. Uus menambahkan, bersama PMI Jakarta Barat, dia berharap dapat mengemban amanah sesuai dengan harapan masyarakat. Tidak hanya sebagai Wali Kota, tapi juga sebagai Pembina PMI yang ikut bertanggung jawab atas berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayahnya.
.webp)
Pernyataan Wali Kota diamini Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi. Rustam mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya, meski berpuasa. “Bisa dilakukan seusai buka puasa atau salat tarawih. Karena donor darah juga bagian dari ibadah. Dan kita tahu, berbuat baik dan beribadah di bulan Ramadan tinggi nilainya, pahalanya pun berlipat ganda,” ujar lelaki yang juga pernah menjadi Wali Kota Jakarta Barat ini.
Secara khusus, Rustam mengimbau warga Jakarta Barat yang tidak berpuasa atau tidak beragama Islam, untuk meningkatkan kegiatan donor darah selama Ramadan. “Tolong bantu kami, agar stok darah di PMI dapat terjaga, agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan darah dapat tetap terlayani,” tutup Rustam. (icul)

.webp)