Jumat, 28 September 2018 lantas, gempa bumi kembali menguncang negeri ini, kesempatan ini lokasi Sulawesi Tengah serta Sulawesi Barat yang diguncang gempa berkekuatan 7,7 Taraf Richter, yang berlangsung pada jam 17.02 WIB berpusat di darat 61 km arah utara Palu, Sulawesi Tengah, pada kedalaman 10 Km. Lalu di susul karenanya ada tsunami yang menerjang lokasi Palu serta Donggala. Musibah gempa serta tsunami yang menerpa Sulawesi Tengah (Sulteng) memunculkan kerugian. Tidak hanya jumlahnya korban jiwa, rusaknya juga menerpa beberapa infrastruktur di daerah itu. Gempa serta tsunami juga mematikan pekerjaan ekonomi. Diprediksikan kerugian serta rusaknya ekonomi sampai triliunan rupiah.

Karena musibah itu juga berefek pada UDD PMI serta service darah yang disebut pekerjaan rutinnya. Sekarang ini keadaan gedung, perlengkapan yang ada di UDD PMI Propinsi Sulawesi Tengah yang ada di Kota Palu dalam kondisi yang baik meskipun beberapa alat yang dipakai untuk pekerjaan donor serta penyimpanan darah alami kerusakkan, ditambah lagi keadaan padamnya listrik dari sana hingga membuat semua perlengkapan simpatisan tidak dapat beroperasi. Mengakibatkan stock darah yang berada di UDD PMI Propinsi Sulawesi Tengah tidak dapat dipakai lagi.

Informasi paling baru dari Ayah Amri Nurman sebagai Penanggung Jawab UDD PMI Sub Regional 5, waktu bekerjasama dengan UDD PMI Makassar, “Untuk sekarang ini team dari Makassar telah lakukan Assesmant untuk lihat langsung keadaan UDD PMI prov Sulawesi Tengah, perlengkapan seperti blood refrigerator dan sebagainya telah berperan kembali dengan memakai pertolongan genset, akan tetapi masalah yang tengah dihadapi dari sana ialah tersedianya bahan bakar berbentuk bensin. Informasi paling baru Team dari UDD PMI Polewali Mandar tengah mengirim pertolongan berbentuk bahan bakar serta menghadirkan 2 orang staf tehnis untuk membatu, diluar itu UDD PMI Toli-toli juga mengirim 1 orang staf tehnis.”

Kepala UDD Pusat PMI, dr. Ria Syafitri mengatakan “Unit Donor Darah Pusat PMI gagasannya akan mengirim 2 orang staf bersama 2 koli coolbox yang berisi 100 kantong darah dan reagen yang akan diberangkatkan besok pagi (2/10) dengan memakai pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdana Kusuma. Team dari UDDP PMI akan lakukan assesmant serta buka service darah darurat sekalian menanti recovery staf UDD PMI Prov Sulawesi Tengah yang masih tetap alami trauma karena gempa serta tsunami yang berlangsung.”

UDD PMI Kota Makassar akan mengirim 100 kantong darah, dan beberapa staf tehnis, akan tetapi sampai sekarang ini keberangkatan masih tetap terhalang karena keadaan Bandara Palu yang di blockade oleh masyarakat yang memaksa naik ke pesawat Hercules yang ada dari sana, hingga Team dari UDD PMI Kota Makassar masih tetap menanti jadwal keberangkatan.

“Untuk UDD PMI semua Indonesia yang akan menolong mensupport tanggapan tanggap darurat di Palu ini, untuk bekerjasama terlebih dulu dengan kami di Unit Donor darah Pusat PMI serta kami mengharap pada penduduk terutamanya di lokasi terdampak tidak untuk cemas akan tersedianya darah disana, sebab kami akan pastikan stock darah akan terpenuhi serta aman untuk beberapa korban serta rumah sakit .” kata dr. Ria Syafitri.

UDD PMI Sulawesi Tengah adalah sisi dari sub regional 5, yang terbagi dalam Lokasi Sulawesi, Maluku, Papua, serta Papua Barat di bawah pengaturan dari UDD PMI Sulawesi Selatan. Manfaat dari regional sendiri ialah untuk sama-sama memberi pertolongan berkaitan tersedianya stock darah buat penduduk di lokasi terdampak.

Info selanjutnya bisa menghubungi Humas UDD Pusat PMI dr. Sri Hartati (085296000525) serta Risa Oktavia (083820521283)